Gila Bayang

Selalunya, kita ada bayangan dunia yang diimpikan.

Negara yang adil, bebas dan aman, pekerjaan yang bagus, rumah banglo yang perabotnya IKEA dan designnya klasik, wang yang banyak agar mudah menderma, serta kelas pertama dalam ijazah pelajaran.

Hingga, kita lupa untuk merenungi kisah Umar.

Oleh kerana terlalu menginginkan Syurga, Umar membayangkan bidadarinya. Lain dari yang lain. Kulitnya hitam manis, dahinya luas, atas mata merah dan biru pula bawahnya. Yang terindah, sedang bidadari lain bercengkerama, bidadari milik Umar itu menyendiri dan sangat pemalu.

Hmmm…hingga, kita lupa untuk membayangkan hidup yang bagaimana kita mahu di Syurga kelak.

One thought on “Gila Bayang

My Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s