Demi Allah Tidak Beriman…

Rasulullah SAW bersabda, ‘Demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman, demi Allah tidak beriman.’

Mereka bertanya, ‘Siapa, ya Rasul?’

Beliau menjawab, ‘Orang yang tetangganya merasa tidak aman dari keburukannya’ (Muslim & Ahmad)

Ya Allah! Bayangkan…Misalnya seorang wanita menjemur cucian yang masih basah, lalu bekas airnya berjatuhan di atas cucian tetangga yang tinggal di bawahnya. Dengan begitu, ia terkena hadith di atas.

Bayangkan…Seseorang meletakkan keretanya di depan rumah tetangga. Lalu ia memasang brek tangan, dan pergi ke rumahnya untuk solat. Ia pun terkena hadith di atas.

Sepertinya engkau terperanjat dan menyanggah, ‘Bukankah ia pergi untuk solat?!’ Barangkali engkau telah lupa. Bukankah kita tidak boleh memisahkan antara akhlak dan ibadah.

Ada suatu hadith yang dapat memantapkan hati kita yang terperanjat.

Beberapa orang datang kepada Rasul SAW. Mereka berkata, ‘Wahai Rasulullah, Fulanah terkenal rajin mengerjakan solat, berpuasa, dan berzakat. Hanya saja, ia sering menyakiti tetangganya.’

Rasul SAW menjawab, ‘ Dia di neraka’

Lalu disebutkan pula ada seorang wanita yang solat, puasa, dan zakatnya biasa-biasa saja, tetapi ia tidak menyakiti tetangganya.

Maka Rasul SAW menjawab, ‘Dia di syurga’ (Ahmad, alHakim & alHaitsami)

Jangan sampai kita salah faham. Ini bukan ajakan untuk mengurangi kadar beribadah. Kami hanya ingin agar engkau memahami secara benar.

Jangan hanya baik dalam satu sisi, tetapi buruk dalam sisi yang lain. Ingat, tidak boleh ada kesenjangan antara ibadah dan akhlak.

(diolah dari ‘Buku Akhlak Pintar’ – Amru Khaled)

My Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s